Jumat, 06 Agustus 2010 0 komentar

Sunyi

Aku bertemankan duka
Ketika senyummu yang terakhir menyapaku
Aku merasa tak berarti

Engkau pergi dan aku tahu engkau tak kan kembali
Rintik hujan yang temani gontai langkahku
Sang mentari pun enggan untuk tersenyum

Kupeluk dirimu tuk yang terakhir
Sebagai kenangan yang mungkin tak berarti bagimu,tapi sangatlah berarti untukku

Tak melihat senyummu barang sehari
Laksana musafir padang pasir
Yang merindukan oase
Merindukan tetes
Tuk hilangkan dahaga dalam dada

Namun
Kupercaya takdir
Pergilah
Karena itu takdirmu...
baca selengkapnya...
 
Copyright © 2010 Teka-teki kehidupan All Rights Reserved. Themes by 'Masda'Zine | Powered by Blogger